Friday, 19 January 2018

Sasana Lindu Aji Ngaliyan Unjuk Prestasi

Sunday, 05 March 2017 14:30
Rate this item
(0 votes)
Atlit Sasana LA Ngaliyan nampak bergembira saat memperlihatkan medali yang mereka raih. Atlit Sasana LA Ngaliyan nampak bergembira saat memperlihatkan medali yang mereka raih.

BodjongPolitan, Semarang - Peran Lindu Aji dalam membangun karakter pemuda dan sportivitas di Kota Semarang patut mendapat apresiasi.

 

Setelah beberapa kali sukses menggelar even tingkat kota seperti Lindu Aji Hand Ball, Lindu Aji Body Contest, dan sebagainya, ada baiknya kita melihat salah satu "dapur" penggemblengan yang dikelola oleh DPC Lindu Aji Kota Semarang dan PK Lindu Aji Kecamatan Ngaliyan.

 

Adalah sasana LA Ngaliyan, tempat dimana para pemberani membuktikan keberaniannya. Betapa tidak, setiap sesi latihan yang cukup berat dilakukan seminggu 3 kali.

 

"Namun latihan yang berat itu tetap dalam koridor keamanan dan peraturan yang ketat," tutur Urip Santoso, pria gempal yang akrab disapa John Santoz ini saat ditemui BodjongPolitan, Minggu (5/3).

 

John yang juga Ketua Sasana LA Ngaliyan ini menjelaskan bahwa sasana yang dipimpinnya mulai aktif mengadakan latihan tanggal 14 Februari 2016. Tempat latihan yang selama ini dipakai dengan meminjam aula SMPN 16 di Jl. Prof. Hamka, Ngaliyan, Semarang.

 

"Memang kami masih memiliki keterbatasan pada pembiayaan, untunglah setelah kami memaparkan rencana kami, Kepala Sekolah SMPN 16 meminjamkan aula untuk latihan," kata John Santoz.

 

Dari sisi pengelolaan Sasana LA Ngaliyan, terdapat struktur organisasi pada sasana ini. Sebagai pembina adalah Joko "Tutul" Sulistyo dan Nengah Sukasada. Sementara itu yang menjadi penasehat sasana Herwinsyah, yang juga Ketua PK Lindu Aji Kecamatan Ngaliyan, dan Hendra Laimena.

 

Pengurus eksekutif terdiri dari Ketua John Santos, SH, SPd. dibantu dengan Wakil Ketua H. Madian dan Agus Handoyo. Sedang Sekretaris dijabat oleh Yoyok,SE dengan Bendahara dipercayakan kepada Widodo. Bidang Humas dijabat oleh Agung Besar dan Fajar.

 

"Untuk teknis latihan, kami mempercayakan Koordinator Pelatih dipegang oleh Yosep Agung dengan Kepala Pelatih Catur Tri Gangga. Sedangkan untuk pelatihnya Catur Sembodo, Rohani, Untung Ortega, dan Bayu Seto," papar John Santoz yang juga Ketua RW di Perumahan Sango, Kecamatan Tugu.

 

Meski relatif belum lama berdiri, Sasana LA Ngaliyan telah mampu menorehkan prestasi yang tidak dapat dibilang biasa-biasa saja. Sebut saja pada Kejurnas Wushu Sanda Piala Rektor Unnes tahun 2016 tanggal 28 April 2016 atlit Sasana LA Ngaliyan mampu merebut 1 medali Perunggu atas nama Firna. 

 

Disusul pada Kejurnas Muaythai MMA Amatir Hans Academy tanggal 22 Mei 2016, 5 medali emas diborong atlit sasana ini, atas nama Firna, Adif, Nanda, Minati, dan Saiful Ranu.

 

Dalam perhelatan Audisi One Pride 2 di Solo tanggal 6 Agustus 2016, sasana ini meloloskan Saiful Ranu dan Nanang "Aplek" Riyanto ke Jakarta.

 

"Pada Kejurprov Wushu Jateng DIY tanggal 12 Oktober 2016 di GOR Wujil Ungaran, 4 medali yang terdiri 1 perak dan 3 perunggu dapat kita raih atas nama Bayu (Perak), Andi (Perunggu), Tiara (Perunggu), dan Shella (Perunggu)," imbuh John.

 

Turnamen Lindu Aji Championship XIII 2016 di Gor Bahurekso Kendal, lanjut John, 1 Medali Emas diraih atlit Sasana LA Ngaliyan atas nama Nanang "Aplek" Riyanto.

 

Sementara itu, pada Kejuaraan Wushu Sanda Pelajar Jateng DIY Piala Bupati Magelang yang berlangsung tanggal 19 Desember 2016, 2 Medali perunggu diraih oleh atlit atas nama Bella dan Dinda. Kemudian pada Kejurda Muaythai antar klub Muaythai Jawa Tengah di Gor Satria Semarang tanggal 27 Desember 2016, 5 medali dapat direbut yaitu 1 emas atas nama Shiva,1 perak atas nama Bayu, 3 perunggu atas nama Tiara, Marcel dan Lindu.

 

"Bulan April 2017 ini, Sasana LA Ngaliyan berencana akan mengikuti Kejurnas Wushu Sanda Piala Rektor Unnes II di Unnes. Mohon doa restu dari para pembaca BodjongPolitan," harap John Santoz.

 

Di sisi lain, Ketua DPC Lindu Aji Kota Semarang Nugroho Hendro Arissanto membenarkan apa yang disampaikan John Santoz. Dirinya mendukung penuh sasana tersebut karena menjadi pelaksanaan program organisasi.

 

"DPC Lindu Aji Kota Semarang memiliki visi menjadi organisasi yang kritis, berkarakter dan berjiwa wira usaha. Yang dilakukan kawan-kawan di Sasana LA Ngaliyan adalah bagian dari pembangunan karakter bagi anggota," terang Arissanto kepada BodjongPolitan, Minggu (5/3).

 

Menurut Arissanto, programnya bukanlah retorika tapi tahapan demi tahapan terus dilakukan.

 

"Tidak heran pada saat pertemuan audiensi LA Body Contest lalu, Pak Wali mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan Lindu Aji Kota Semarang," ujarnya. (BP-901)

Read 301 times