Friday, 19 January 2018

Beredar Pesan Penolakan Pembentukan FPI Kota Semarang

Wednesday, 12 April 2017 20:55
Rate this item
(1 Vote)
Screenshoot pesan berantai penolakan pembentukan FPI Kota Semarang Screenshoot pesan berantai penolakan pembentukan FPI Kota Semarang

BodjongPolitan, Semarang - Paling tidak, sejak siang tadi (12/4), beredar pesan melalui perpesanan dari berbagai platform. Salah satunya beredar melalui whatsapp.

 

Dalam pesan berantai yang mirip format surat ini, menggunakan kepala surat Forum Gabungan Ormas dan Pemuda Bhinneka Tunggal Ika Sekota Semarang Tolak FPI ini, tidak mencantumkan tanggal pembuatannya. Pesan ini ditujukan antara lain kepada Kapolrestabes Semarang, Wali Kota Semarang, Ketua DPRD Kota Semarang dan Ketua MUI Kota Semarang.

 

Pokok surat dalam pesan tersebut, menolak rencana pembentukan FPI Kota Semarang yang rencananya akan digelar besok malam, Kamis (13/4), di rumah salah satu pengurus FPI Jawa Tengah.

 

Pada bagian akhir pesan tersebut, diberikan ruang bagi penerima pesan untuk mengisi nama atau organisasi dan menyebarkan pesan itu.

 

Dikutip dari laman antaranews.com, jajaran Polrestabes Semarang tidak memberi izin rencana kegiatan pembentukan Front Pembela Islam Kota Semarang yang rencananya akan digelar pada 13 April 2017 di rumah salah seorang pengurus FPI Jawa Tengah di Semarang.

 

"Tidak ada izin," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji ketika dikonfirmasi laman tersebut mengenai rencana kegiatan itu, Rabu.

 

Abiyoso tidak menjelaskan apakah ada tindakan tegas atau tidak dari kepolisian jika kegiatan itu tetap dilaksanakan mengingat adanya penolakan dari sejumlah organisasi kemasyarakatan.

 

Ia justru menyebut jika kegiatan itu tetap digelar maka biar saja ormas yang akan membubarkannya.

 

Sementara itu, Ketua Advokasi Hukum FPI Jawa Tengah Zainal Abidin membenarkan rencana kegiatan pembentukan FPI Kota Semarang yang akan digelar di rumahnya itu.

 

"FPI menargetkan pembentukan di seluruh kabupaten/kota. Kota Semarang ini termasuk telat, maka harus segera dibentuk untuk menyeleksi orang-orang yang benar-benar memilik integritas secara moral maupun agama," katanya.

 

Ia mengaku bercita-cita untuk membawa FPI yang humanis, taat hukum dan tidak anarkis.

 

Berkaitan dengan penolakan sejumlah ormas atas pembentukan FPI Kota Semarang, ia justru mempertanyakan alasan penolakan.

 

"Apa alasan penolakannya, pembentukan ormas dijamin undang-undang," katanya.

 

Ia menyebut Undang-undang Nomor 17 tahun 2013 tentang ormas menjadi pijakan bagi warga negara untuk membentuk ormas.

 

Acara pembentukan FPI Kota Semarang, lanjut dia, tidak digelar secara besar-besaran.

 

"Paling hanya 20 orang saja, termasuk Ketua FPI Jawa Tengah dan pengurusnya," katanya.

 

Pesan yang diterima terakhir sebelum berita ini ditulis, tertulis puluhan ormas yang menolak pembentukan FPI Kota Semarang diantaranya Lindu Aji, Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, GM FKPPI, GMNI Kota Semarang, IKBS Lowo Ijo, Laskar Merah Putih, dan sebagainya. (BP-901)

 

Read 295 times