Tuesday, 17 October 2017

Makna Mandi Kebo dan Sega Kethek Pada Prosesi Diklat Kader Pratama Lindu Aji Putra Mabes 26

Monday, 10 April 2017 13:59
Rate this item
(2 votes)
Suasana Diklat Kader Pratama Organisasi Otonom Putra Mabes 26 Lindu Aji, Minggu (9/4) di Gunungpati Suasana Diklat Kader Pratama Organisasi Otonom Putra Mabes 26 Lindu Aji, Minggu (9/4) di Gunungpati

BodjongPolitan, Semarang - Kegiatan Diklat Kader Pratama yang diselenggarakan Putra Mabes 26 Lindu Aji, Minggu (9/4) ternyata tidak sekedar prosesi organisasi semata. Terdapat juga tradisi budaya yang dikembangkan dalam kegiatan tersebut.

 

Paling tidak, dalam pengamatan BodjongPolitan, setidaknya ada 2 hal yang menarik dari sisi budaya. Pertama, tradisi "adus kebo" (mandi kerbau, pen) dan makan "sega kethek". Keduanya dilakukan saat berakhirnya pelatihan yang ditandai dengan siraman air sendang kepada peserta oleh Ikhwan Ubaidillah, Ketua Umum DPP Lindu Aji.

 

Prosesi yang dilakukan di Desa Wisata Kandri, Gunungpati, Kota Semarang ini menurut panitia pelaksana Wahyu Aji, juga sebagai upaya mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dan wisata di daerah tesebut.

 

"Filosofi mandi kebo yaitu setelah melalui prosesi fisik dan kedisiplinan kita melakukan mandi kebo di Sendang Gede yang merupakan 7 sendang. Menurut tokoh setempat, prosesi semacam ini merupakan pembersihan diri dari kehidupan sebelumnya untuk menjadi lebih baik," papar Aji kepada BodjongPolitan.

 

Aji menambahkan, dengan kegiatan ini Putra Mabes 26 Lindu Aji akan mengangkat tradisi daerah setempat yaitu penyajian "sega kethek". Istilahnya para tamu dirahabi (dijamu) dengan makan nasi lalapan daun ketela ala kadarnya yang dibungkus daun jati.

 

"Karena sifatnya penghormatan, maka seluruh peserta, panitia, tamu undangan, bahkan Pak Ikhwan, diwajibkan ikut makan sajian tersebut," imbuh Aji.

 

Dukungan prosesi ini diberikan dari Pengurus Kecamatan Lindu Aji Gunungpati yang sangat serius mengangkat daerahnya untuk maju.

 

"Kami bersyukur dan bangga, Putra Mabes 26 memilih daerah kami sebagai lokasi diklat. Sehingga, daerah kami makin dikenal," ucap Wiwid, Ketua Pengurus Kecamatan Lindu Aji Gunungpati.

 

Kegiatan ini, selain sebagai Pendidikan Kader Pratama yang diikuti 80 peserta, juga merupakan rangkaian hari jadi organisasi otonom Putra Mabes 26 Lindu Aji yang pertama. (BP-901)

 

Read 322 times