Tuesday, 17 October 2017

Ini Sejumlah Pelanggaran yang Ditemukan Bawaslu di Pilgub DKI

Thursday, 16 February 2017 02:18
Rate this item
(0 votes)

Jakarta - Bawaslu DKI menemukan sejumlah masalah yang terjadi di Pilgub DKI Jakarta. Problem yang ditemukan itu masih diinventarisasi dan dikategorikan apakah termasuk pelanggaran biasa atau masuk dalam ranah pidana.

"Kita lagi rekapitulasi di beberapa wilayah di DKI Jakarta yang diduga ada problem. Masih belum dilakukan semua Panwas, tapi ada laporan sementara," ucap Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti saat dihubungi, Rabu (15/2/2017).

Mimah mengatakan kategori permasalahan yang ditemukan di lapangan sebagian besar tentang calon pemilih yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena berbagai masalah. Dia menyebut ada calon pemilih yang tidak bisa memilih karena surat suara habis atau tidak membawa C6 atau surat pemberitahuan memilih di tempat pemungutan suara.

"Kita identifikasi berdasarkan masalahnya, misalnya masih ada pemilih di 2-3 TPS yang tidak mendapatkan surat suara. Surat suaranya habis sehingga mereka tidak bisa menggunakan hak pilihnya," ujarnya.


Selain itu, ada beberapa masalah yang ditemukan yang masuk ke dalam ranah pidana, yaitu adanya pemilih yang menggunakan C6 orang lain. Hal itu terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat.

"Pemilih yang menggunakan C6 orang lain di Johar Baru sudah diamankan," ujar Mimah.

Mimah juga mengatakan ada temuan pemilih tambahan yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena surat suara habis. Hal itu, menurutnya, sudah dilaporkan ke Panwas Jakarta Utara.

"Pemilih tambahan yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena surat suara habis di TPS 17 Penjaringan, di TPS 49 Kelapa Gading Barat sekitar 50 orang sudah melapor kepada Panwas Jakut. TPS 33 Kemayoran, pemilih DPTb tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena waktu pemungutan suara berakhir," kata Mimah.
(dhn/tor)

Read 76 times